..:: Headlines ::..
Your Parent : Fajar Ponidi Sulaksono
Berita Nasional
- Lihat Anas di TV, Guru Ngajinya Beristigfar
- Anas: Serangan Adalah Vitamin untuk Kesehatan
- Kisah Tukang Sampah Indonesia di Stasiun Televisi Inggris
- Belum Sempat Nyusup ke Iran, Pesawat Pengintai Israel Sudah Jatuh
- Bayi Gigit Kepala Ular Hingga Putus
- Israel Tangguhkan Sidang Ketua Parlemen Palestina
- Aksi Gigit Pesilat Indonesia
- Indonesia Kalah, Sejumlah Penonton Ngamuk
- Timnas Indonesia Sempat Berlatih di Lapangan Berkerikil
- Ade Namnung Meninggal Dunia
- Tina Talisa, Dari 'Apa Kabar Indonesia' ke 'Fokus Pagi'
- Ahmad Dhani Tak Boleh Komentari Ayu Ting Ting
- Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
- Intip Bandrol iPhone 4S di Indonesia
- Untuk Tablet, Intel Hadirkan Atom Z670
- Akhirnya, Mobil Murah Daihatsu Meluncur Tahun Ini
- Toyota 86 Masuk Indonesia Juni 2012
- Mobil termurah jadi yang termahal
- Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho
- Bukan Mitos...Wanita Lajang Sebaiknya Memang Kurangi Konsumsi Pisang Ambon
- Ups.. Makanan Berpestisida Bisa Bikin Pria Berubah Kelamin
Kata Sambutan | Register | Lupa Password
Malaysia Akui Tangkap 3 Petugas DKP di Wilayah RI
Friday; 03 September 2010 [Khairul Fahmi] - Berita Nasional Reads : 27

JAKARTA- Pemerintah Malaysia melalui Deputi Menteri Luar Negeri Richard Riot mengakui pihaknya bersalah karena telah menghalau konvoi kapal nelayannya dan kapal patroli DKP di perairan Indonesia.
Namun Riot menegaskan bahwa perselisihan kedua negara di perairan Bintan adalah kesalahan kedua belah pihak. “Keduanya salah. Mereka masuk ke perairan kami untuk menghalau nelayan kami dan kami menghentikan mereka di perairan mereka (Indonesia). Kami berdua sama-sama salah, tapi kami harus terus maju,” paparnya kepada AFP.
Lebih lanjut Riot mengatakan, pertemuan kedua belah pihak sebagai usaha menyelesaikan sengketa perbatasan maritim sudah sering dilakukan. Namun, hingga kini belum ada kesepakatan untuk mencari jalan keluar. Karena itu membawa persoalan ini ke Mahkamah Internasional (ICJ) akan menjadi pilihan akhir.
“Saya rasa, tidak akan cepat selesai. Setelah 16 kali pertemuan, masalah ini belum juga selesai, jadi saya rasa masalah ini tidak bisa diselesaikan dengan cepat. Kalau sudah mencapai puncaknya, ICJ akan menjadi tempat di mana klaim ini bisa diselesaikan sebagai jalan terakhir,” ujarnya.
Delegasi kedua negara akan bertemu lagi pada 6 September sebagai upaya meredam ketegangan dan mencari jalan keluar masalah perbatasan. “Meski ada protes di Indonesia, kami tidak akan mengeluarkan travel warning karena kondisinya sudah mereda dan hanya kelompok kecil saja yang melakukan provokasi,” tandas dia.
“Kami menginginkan hubungan baik dengan Indonesia, kami tidak bisa membiarkan banyak hal tidak tertangani.”
Sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menegaskan tidak berencana mengeluarkan travel warning ke Indonesia.
Najib mengatakan harus berkonsultasi dengan Wisma Putra (Kementerian Luar Negeri Malaysia) sebelum mengeluarkan travel warning karena hal itu adalah masalah serius yang melibatkan kepentingan kedua negara. “Jadi, kami harus mempertimbangkan banyak hal kalau kami mengambil keputusan seperti ini,”tandasnya.
Kemarin, Najib menegaskan bahwa Malaysia dan Indonesia harus bekerja sama dalam menyelesaikan ketegangan yang saat ini terjadi di antara kedua negara.
Menurut Presiden Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) itu, kedua negara harus menyelesaikan masalah yang ada dan mencegah tidak ada pihak lain yang terlibat yang dapat memperburuk kondisi sekarang.
10 Previous News in Berita Nasional
- TNI Sudah Kirim Infanteri Satu Batalion ke Perbatasan
- Pemerintah Salurkan Rp3,7 Triliun DAK SMP 2010
- Mereka de Jure DPR, Tapi de Facto Dewan Penipu Rakyat
- Ical: Golkar Harapkan Ketegasan Pemerintah Hadapi Malaysia
- RI Lebih Lama Hilang Kesabaran pada Malaysia
- Bantu Yayasan, Telkomsel 'Masuk Penjara'
- Daihatsu Xenia dari Ketupat Cetak Rekor MURI
- Presiden Akan Layangkan Surat ke Malaysia
- Gempa 5,2 SR di Laut Bengkulu
- Pemerintah Disarankan Konfrontasi Terbuka dengan Malaysia
10 Next News in Berita Nasional
- Lihat Anas di TV, Guru Ngajinya Beristigfar
- Anas: Serangan Adalah Vitamin untuk Kesehatan
- Kisah Tukang Sampah Indonesia di Stasiun Televisi Inggris
- Eksekusi Rp 5 M Tuntas, Angie Merapat ke Ruang Wayan Koster
- Pengemudi Xenia Pesta Miras dan Ineks Sebelum Menebar 'Maut'
- Ditolak Penerbit Lokal, Novel Mahasiswa Bandung Sukses di Pasar Internasional
- Pengadaan Kalender DPR Senilai Rp 1,3 Miliar
- Buat Anggaran Tak Masuk Akal, Setjen DPR Harus Direformasi Total
- Marzuki Konsultasikan Pemberhentian Sekjen DPR
- Mainkan Pistol, Anggota Brimob Tembak Saudara Sendiri
Comment for Malaysia Akui Tangkap 3 Petugas DKP di Wilayah RI
Untuk Mengisi Komentar Silahkan Login terlebih dahulu.


